rss

Ranah 3 Warna : Ramuan Semangat Dosis Tinggi

Share this history on :

Membaca novel ini rasanya seperti meminum ramuan semangat dosis tinggi. Banyak inspirasi bisa kita dapat. Akan tetapi, alangkah baiknya membaca seri pertamanya "Negeri 5 Menara" terlebih dahulu. Karena menurut saya, novel ini saling terikat satu sama lain."

***

Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia bahkan sudah bisa bermimpi dalam bahasa Arab dan Inggris. Impiannya? Tinggi betul. Ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika. 
Dengan semangat menggelegak dia pulang ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya, Randai, meragukan dia mampu lulus UMPTN. Lalu dia sadar, ada satu hal penting yang dia tidak punya. Ijazah SMA. Bagaimana mungkin mengejar semua cita-cita tinggi tadi tanpa ijazah?


Terinspirasi semangat tim dinamit Denmark, dia mendobrak rintangan berat. Baru saja dia bisa tersenyum, badai masalah menggempurnya silih berganti tanpa ampun. Alif letih dan mulai bertanya-tanya: “Sampai kapan aku harus teguh bersabar menghadapi semua cobaan hidup ini?” Hampir saja dia menyerah.


Rupanya “mantra” man jadda wajada saja tidak cukup sakti dalam memenangkan hidup. Alif teringat “mantra” kedua yang diajarkan di Pondok Madani: man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Berbekal kedua mantra itu dia songsong badai hidup satu persatu. Bisakah dia memenangkan semua impiannya?

0 komentar:


Posting Komentar

You comment I follow ^^,

Most Wanted

Pengunjung

 

QUOTES FOR YOU

"Improve your spare moments and they will become the brightest gems in your life." - Ralph Waldo Emerson